Program Public Speaking Remaja: Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNAIR Dorong Kesetaraan Pendidikan

Foto Bersama Setelah Kegiatan

Kemampuan berbicara di depan umum menjadi salah satu keterampilan penting bagi remaja untuk mendukung proses belajar, berorganisasi, maupun mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Melihat pentingnya keterampilan tersebut, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (UNAIR) menyelenggarakan program pelatihan public speaking bagi remaja di Sanggar Merah Merdeka (SMM) Lebak.

Program yang bertajuk “Unlock Your Voice” tersebut telah berlangsung selama tujuh pertemuan dan berakhir pada 24 Juni 2026. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengetahuan sekaligus pengalaman praktik kepada anak-anak remaja agar lebih percaya diri dalam berkomunikasi dan memiliki bekal keterampilan public speaking yang dapat dikembangkan hingga tingkat yang lebih profesional.

Selama enam pertemuan, peserta mendapatkan materi dan melakukan berbagai praktik public speaking. Materi yang diberikan meliputi teknik vokal, cara mengatasi rasa gugup, teknik presentasi, hingga kemampuan berinteraksi dengan audiens. Pada pertemuan ketujuh, peserta mendapatkan kesempatan untuk menampilkan hasil praktik public speaking yang telah mereka pelajari selama program berlangsung.

Program ini mendapat sambutan positif dari anak-anak SMM Lebak. Sekitar 10 anak mengikuti kegiatan secara konsisten di setiap pertemuan. Mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga membangun pengalaman belajar bersama kakak-kakak mahasiswa Ilmu Komunikasi UNAIR dalam suasana yang interaktif dan menyenangkan.

Kak Bima, salah satu relawan misi di Sanggar Merah Merdeka, menyampaikan apresiasinya terhadap program tersebut.

“Program ini adalah program yang sangat baik dan menjadi bekal serta tonggak bagi anak-anak untuk mereka bersosial dan bekerja nantinya. Anak-anak juga suka dengan kakak-kakak mahasiswa dan mereka juga mengatakan bahwa kakak-kakak mahasiswa melekat di hati mereka.”

Bagi SMM, kegiatan seperti ini memiliki arti penting karena pendidikan tidak hanya berkaitan dengan penguasaan materi akademik, tetapi juga kesempatan bagi anak dan remaja untuk mengembangkan keterampilan, kepercayaan diri, serta kemampuan berinteraksi dengan lingkungan sosialnya.

Program “Unlock Your Voice” juga tidak berhenti pada rangkaian pertemuan yang telah dilaksanakan. Ke depan, materi pelatihan akan dikembangkan dalam bentuk modul pembelajaran. Modul tersebut diharapkan dapat digunakan oleh para pendidik dan pendamping lainnya untuk meneruskan pembelajaran public speaking kepada anak-anak lain yang belum memiliki kesempatan memperoleh pelatihan serupa.

Upaya tersebut menjadi bagian dari semangat untuk membuka akses pendidikan dan pengembangan keterampilan secara lebih luas. Setiap anak, dengan latar belakang sosial maupun ekonomi yang berbeda, memiliki hak untuk mendapatkan kesempatan belajar dan mengembangkan potensi dirinya.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa, komunitas, dan lembaga pendidikan, kegiatan “Unlock Your Voice” menunjukkan bahwa keterampilan yang sederhana tetapi penting seperti berbicara di depan umum dapat menjadi pintu bagi anak-anak untuk lebih berani menyampaikan gagasan, berinteraksi dengan orang lain, dan mempersiapkan masa depan mereka. 

Penulis: Bryant Yohansen 
(Editor: OC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *