Refleksi Hasil Kegiatan Mahasiswa Ubaya

Berdasarkan dari hasil kegiatan kemarin, yaitu wawancara dengan salah satu pengajar Sanggar Merah Merdeka, yang kami dapatkan bahwa menjadi pengajar itu cukup sulit. Apalagi, ketika harus berhadapan mengajar dengan anak-anak kecil, yang dimana sebagai pengajar pastinya membutuhkan kesabaran yang lebih. Para pengajar juga memiliki metode cara mengajar yang berbeda-beda dalam mengajar anak-anak. Pengajar yang kami wawancara kemarin, melihat cara mengajar anak dari visual, kinestetik.

Para pengajar di SMM juga selalu melakukan proses evaluasi terkait hasil mengajar mereka kepada anak-anak. Terkadang kendala yang dihadapi para  pengajar yaitu, mereka harus terus menerus inovasi atau mengembangkan metode mengajar mereka agar anak-anak tidak bosan. Fasilitas yang disediakan SMM sendiri kepada anak-anak juga cukup lengkap, yaitu menyediakan buku, akan tetapi para anak-anak dewasa yang di SMM terkadang tidak sempat membaca buku.

Selanjutnya, yang didapatkan dari wawancara kemarin adalah dalam organisasi SMM juga, para pengajarnya adalah volunteer / relawan dari kalangan remaja sampai dewasa. Para pengajar SMM memiliki semangat yang tinggi dalam mengajar anak-anak dan memberikan pendidikan yang bagus kepada para anak-anak yang butuh banyak sentuhan edukasi. Harapannya, semoga semakin banyak pengajar nanti yang mau mengajar di organisasi SMM ini.

Penulis : Cindy dan kelompok 10 mahasiswa Psikology Universitas Surabaya (UBAYA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.